Ngeblog Dengan Hugo

  Habibi December 18, 2021
  Habibi December 18, 2021

ngeblog dengan hugo

Dulu waktu awal saya belajar ngeblog, saya menggunakan blogger yang juga menjadi platform yang cukup populer yang sering digunakan banyak orang. Kemudian saya mulai berpindah ke CMS Wordpress self hosting yang memungkinkan saya untuk mengelola website di hosting milik saya sendiri.

Namun karena saya sudah mulai jarang menulis, saya akhirnya memutuskan untuk berhenti ngeblog saat itu. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk mulai membuat blog kembali dan saya memilih Hugo sebagai engine untuk membangun blog ini.

Apa itu Hugo?

Hugo adalah static site generator (SSG) yang ditulis dengan bahasa Go (Golang) milik Google, Hugo merupakan salah satu framework yang paling populer untuk membuat website statis yang terkenal dengan kecepatan dan fleksibilitasnya seperti yang tertulis di tagline Hugo yaitu “the world’s fastest framework for building websites.”

Kenapa saya memilih Hugo?

Dengan hugo, saya lebih fleksibel dalam melakukan kustomisasi pada tampilan dan fitur blog. Meskipun hugo ditulis dalam bahasa Golang, bukan berarti kalian harus menguasai Bahasa Golang, karena hugo sudah menyediakan panduan penggunaan pada halaman dokumentasinya. Kita hanya perlu mempelajari HTML, CSS, dan Javascript saja untuk melakukan kustomisasi web yang akan kita bangun, sementara untuk menulis kontennya kita akan menggunakan Markdown yang akan di render menjadi HTML.

- Menulis artikel dengan Markdown

Saya membangun website statis sebagai media ngeblog karena menyesuaikan dengan fungsi blog ini yaitu sebagai media berbagi informasi saja, sehingga saya tidak memerlukan pengolahan data di database. Hal ini memungkinkan proses load blog ini lebih cepat dari blog dinamis pada umumnya di koneksi internet yang stabil.

- Hasil pengujian blog di web.dev

- Hasil pengujian blog di GTmetrix

Hugo juga menyediakan banyak pilihan template untuk website yang ingin kalian bangun, hal ini memudahkan kalian yang mungkin kurang familiar dengan web design akan lebih terbantu.

Itulah alasan singkat saya lebih memilih menggunakan website statis untuk ngeblog dengan Hugo sebagai engine-nya. Untuk pembahasan detail tahapan saya membuat blog hugo ini akan saya bahas di tulisan terpisah dengan topik “#hugo”, mulai dari bagaimana menginstall Hugo hingga melakukan deploy website agar bisa di akses.


Afrizal Habibi - Penulis
Terima kasih sudah membaca, kamu bisa mendukung penulis dengan mentraktir kopi atau bagikan blog ini ke sosial media!



NEWSLETTER

Mau dapat email setiap ada postingan baru?

comments powered by Disqus